Cara Memblokir Platform AI yang Tidak Disetujui
Shadow AI—penggunaan alat AI tanpa sepengetahuan tim keamanan—menciptakan celah kebocoran data yang berbahaya. Setelah Anda menemukan aplikasi AI apa saja yang digunakan karyawan, langkah berikutnya adalah memblokir akses ke platform yang tidak disetujui. Berikut panduan praktisnya.
1. Blokir di Tingkat Jaringan dan Firewall
Langkah paling dasar adalah memblokir akses ke domain dan IP penyedia AI di tingkat jaringan.
Menggunakan Firewall Next-Generation (NGFW):
-
Buat aturan kebijakan keamanan untuk mengontrol akses ke aplikasi GenAI .
-
Klasifikasikan aplikasi AI menjadi tiga kategori: Sanctioned (disetujui), Tolerated (ditoleransi), dan Unsanctioned (tidak disetujui) .
-
Untuk aplikasi yang tidak disetujui, buat aturan Deny yang memblokir semua akses .
Palo Alto Networks merekomendasikan agar aturan untuk aplikasi AI yang disetujui dan tidak disetujui dibuat secara terpisah. Untuk aplikasi yang ditoleransi, Anda bisa membuat aturan yang hanya mengizinkan akses bagi pengguna tertentu, dengan tetap menerapkan profil DLP dan Vulnerability Protection .
2. Gunakan CASB untuk Pemblokiran Terpusat
Cloud Access Security Broker (CASB) seperti Microsoft Defender for Cloud Apps dapat memblokir aplikasi AI yang tidak disetujui di seluruh organisasi .
Langkah-langkah:
-
Identifikasi aplikasi AI di katalog cloud dan tandai sebagai “Unsanctioned” .
-
CASB akan secara otomatis memblokir akses ke aplikasi tersebut melalui koneksi jaringan terkelola .
Perlu diingat: Pemblokiran di tingkat organisasi hanya berlaku untuk perangkat dan jaringan yang dikelola perusahaan. Karyawan masih bisa mengakses aplikasi tersebut melalui perangkat pribadi atau jaringan di luar kantor .
3. Terapkan Kontrol Berbasis Pengguna dengan Conditional Access
Untuk kontrol yang lebih granular, gunakan Microsoft Entra Internet Access atau solusi Identity-Aware lainnya .
Yang bisa dilakukan:
-
Batasi akses ke aplikasi AI tertentu hanya untuk grup pengguna tertentu .
-
Gabungkan dengan Insider Risk Management—pengguna berisiko tinggi otomatis diblokir mengakses aplikasi AI melalui Adaptive Protection dan Conditional Access .
Platform seperti LayerX menawarkan kontrol akses berbasis identitas yang lebih detail, termasuk memblokir login dengan akun pribadi dan memaksa penggunaan SSO .
4. Blokir Instalasi di Perangkat dengan MDM
Karyawan tidak hanya mengakses AI lewat browser, tapi juga menginstal aplikasi desktop AI seperti ChatGPT, Claude, atau Cursor .

Gunakan Microsoft Intune atau solusi MDM (Mobile Device Management) lainnya untuk:
-
Memblokir instalasi aplikasi AI yang tidak disetujui di perangkat terkelola .
Heimdal Security menawarkan pendekatan Application Control yang lebih mendetail:
-
Full Process Blocking: Blokir eksekusi aplikasi AI sepenuhnya .
-
Network Isolation (AppFencing): Izinkan aplikasi berjalan secara lokal, tetapi blokir koneksi internetnya—sehingga fitur AI yang bergantung pada cloud menjadi tidak berguna .
Contoh penerapan untuk ChatGPT Desktop: blokir proses ChatGPT.exe menggunakan Path rule type. Untuk Claude: blokir berdasarkan publisher name Anthropic, PBC .
Peringatan untuk Microsoft Copilot: Jangan blokir Copilot berdasarkan publisher name
Microsoft Corporationkarena akan memblokir proses sistem penting lainnya .
5. Blokir di Level Browser dengan Ekstensi
Untuk perlindungan tambahan, gunakan ekstensi browser khusus yang memblokir akses ke platform AI tidak resmi. Shadow AI Blocker, misalnya, memblokir akses ke berbagai kategori AI: chatbot, code assistants, image generators, dan lainnya .
Ekstensi ini gratis dan diperbarui secara rutin dengan daftar layanan AI baru .
6. Pendekatan Alternatif: Jangan Hanya Blokir, Tapi Sediakan Alternatif
Para ahli sepakat: memblokir tanpa menyediakan alternatif tidak akan efektif . Karyawan akan mencari cara lain—menggunakan perangkat pribadi atau akun sendiri di luar jaringan perusahaan .
Pendekatan yang lebih cerdas :
-
Sediakan alat AI enterprise yang aman dengan data isolation dan audit logging .
-
Buat AI AppStore internal dengan alat yang sudah disetujui dan panduan penggunaannya .
-
Alihkan pengguna dari alat yang tidak disetujui ke alat yang disetujui secara otomatis .
-
Edukasi karyawan tentang risiko Shadow AI dan aturan main yang jelas .
Intinya: Pemblokiran platform AI yang tidak disetujui membutuhkan pendekatan berlapis—mulai dari firewall dan CASB, kontrol berbasis identitas, MDM, hingga browser security. Namun, pemblokiran saja tidak cukup. Kombinasikan dengan penyediaan alternatif yang aman dan edukasi karyawan agar mereka tidak mencari “jalan belakang” yang justru lebih sulit diawasi.








