Pengantar
Selain dibedakan lewat retail dan wholesale, CBDC juga punya klasifikasi lain yang tidak kalah penting untuk dipahami, yaitu account-based dan token-based. Dua model ini menentukan bagaimana kepemilikan CBDC dicatat dan diverifikasi dalam sistem.
Pembahasan ini mungkin terdengar agak teknis, tapi sebenarnya konsepnya cukup sederhana kalau kita bandingkan dengan hal-hal yang sudah kita kenal sehari-hari. Yuk kita bahas satu per satu.
Definisi Singkat Keduanya
- Account-based CBDC adalah model di mana kepemilikan uang dicatat berdasarkan identitas pemilik akun, mirip seperti sistem rekening bank pada umumnya.
- Token-based CBDC adalah model di mana kepemilikan uang dicatat berdasarkan kepemilikan atas “token” digital tertentu, mirip seperti kepemilikan uang tunai atau aset kripto.
Cara Kerja Verifikasi Transaksi
- Account-based CBDC memverifikasi transaksi dengan mengecek identitas pemilik akun. Sistem akan memastikan siapa pengirim dan penerima, lalu memperbarui saldo di masing-masing akun, mirip seperti transfer antarbank biasa.
- Token-based CBDC memverifikasi transaksi dengan mengecek keabsahan token itu sendiri, bukan identitas pemiliknya. Mirip seperti uang tunai, siapa pun yang memegang token tersebut secara sah dianggap sebagai pemiliknya.
Analogi Sederhana
Supaya lebih mudah dibayangkan:
- Account-based ibarat rekening bank. Untuk memakainya, kamu perlu identitas yang terdaftar, dan setiap transaksi tercatat berdasarkan siapa pemilik akunnya.
- Token-based ibarat uang kertas di dompetmu. Siapa pun yang memegang uang itu, dialah yang berhak memakainya, tanpa perlu pembuktian identitas tambahan.
Tingkat Privasi
- Account-based CBDC cenderung punya tingkat privasi lebih rendah, karena setiap transaksi terhubung langsung dengan identitas pemilik akun, sehingga lebih mudah dilacak otoritas.
- Token-based CBDC berpotensi menawarkan privasi lebih tinggi, karena transaksi bisa dilakukan tanpa harus selalu memverifikasi identitas pemiliknya, mirip seperti transaksi tunai.
Persyaratan Identitas Pengguna
- Account-based CBDC mewajibkan pengguna memiliki identitas terverifikasi, mirip seperti proses pembukaan rekening bank yang membutuhkan data diri lengkap.
- Token-based CBDC memungkinkan penggunaan yang lebih fleksibel, bahkan berpotensi dipakai tanpa verifikasi identitas yang ketat, terutama untuk transaksi bernilai kecil.
Kelebihan dan Kekurangan Masing-Masing
Account-based CBDC
- Kelebihan: lebih mudah diawasi, cocok untuk mencegah pencucian uang dan aktivitas ilegal.
- Kekurangan: privasi pengguna lebih terbatas, dan membutuhkan sistem verifikasi identitas yang matang.
Token-based CBDC

- Kelebihan: lebih dekat dengan sifat uang tunai, cocok untuk menjaga privasi transaksi kecil sehari-hari.
- Kekurangan: lebih sulit diawasi untuk mencegah penyalahgunaan, dan membutuhkan sistem keamanan ekstra untuk mencegah duplikasi atau pemalsuan token.
Tabel Perbandingan Ringkas
| Aspek | Account-Based | Token-Based |
|---|---|---|
| Dasar kepemilikan | Identitas akun | Kepemilikan token |
| Analogi | Rekening bank | Uang tunai |
| Privasi | Lebih rendah | Berpotensi lebih tinggi |
| Verifikasi identitas | Wajib | Bisa lebih fleksibel |
| Pengawasan | Lebih mudah | Lebih menantang |
Bisakah Kedua Model Digabungkan?
Menariknya, beberapa negara sedang mengkaji kemungkinan menggabungkan kedua model ini dalam satu sistem CBDC, misalnya dengan model account-based untuk transaksi bernilai besar yang butuh pengawasan ketat, dan model token-based untuk transaksi kecil sehari-hari yang lebih mengutamakan kemudahan dan privasi. Pendekatan hybrid seperti ini masih terus dikaji dan diuji coba di berbagai negara.
Penutup
Perbedaan antara account-based dan token-based CBDC terletak pada bagaimana kepemilikan uang digital ini dicatat dan diverifikasi, apakah berdasarkan identitas pemilik akun, atau berdasarkan kepemilikan token itu sendiri. Masing-masing model punya kelebihan dan tantangannya sendiri, terutama dalam menyeimbangkan antara kebutuhan pengawasan negara dan hak privasi masyarakat. Pilihan model ini pada akhirnya akan sangat menentukan bagaimana CBDC nantinya dipakai dan dirasakan oleh masyarakat luas.








