Dalam proses threat modelling, mengenali ancaman saja sering kali belum cukup. Organisasi juga perlu memahami bagaimana penyerang menjalankan aksinya di dunia nyata. Dengan mengetahui teknik yang umum digunakan dalam berbagai serangan siber, tim keamanan dapat menyusun strategi pertahanan yang lebih efektif dan menyesuaikannya dengan kondisi sistem yang dimiliki.
Salah satu referensi yang banyak digunakan untuk tujuan tersebut adalah MITRE ATT&CK. Berbeda dengan metode seperti STRIDE atau Attack Tree yang membantu mengidentifikasi ancaman sejak tahap perancangan, MITRE ATT&CK merupakan knowledge base atau basis pengetahuan yang mendokumentasikan taktik dan teknik yang digunakan oleh pelaku ancaman berdasarkan berbagai insiden nyata. Informasi ini membantu organisasi memahami pola serangan yang telah diamati di lapangan.
Dalam praktiknya, MITRE ATT&CK sering dimanfaatkan sebagai pelengkap proses threat modelling. Setelah tim mengetahui aset yang harus dilindungi dan ancaman yang mungkin muncul, mereka dapat menggunakan MITRE ATT&CK untuk mempelajari teknik yang kemungkinan akan digunakan penyerang, sekaligus mengevaluasi apakah kontrol keamanan yang dimiliki sudah mampu mendeteksi maupun mencegah teknik tersebut.
1. Apa Itu MITRE ATT&CK?
MITRE ATT&CK adalah kerangka pengetahuan yang mendokumentasikan berbagai taktik, teknik, dan prosedur (Tactics, Techniques, and Procedures atau TTPs) yang digunakan oleh pelaku ancaman dalam serangan siber.
Kerangka ini dikembangkan berdasarkan pengamatan terhadap berbagai insiden nyata sehingga memberikan gambaran mengenai cara penyerang bekerja dalam berbagai tahap serangan.
Alih-alih menjelaskan kerentanan tertentu, MITRE ATT&CK berfokus pada perilaku penyerang selama menjalankan aksinya.
2. Mengapa MITRE ATT&CK Penting dalam Threat Modelling?
Threat modelling bertujuan mengidentifikasi ancaman yang mungkin terjadi pada suatu sistem.
Namun, setelah ancaman tersebut ditemukan, tim juga perlu memahami bagaimana ancaman itu dapat diwujudkan oleh penyerang.
MITRE ATT&CK membantu menjawab pertanyaan tersebut dengan menyediakan referensi mengenai teknik yang umum digunakan dalam berbagai jenis serangan.
Melalui pendekatan ini, organisasi dapat menyusun strategi keamanan berdasarkan pola serangan yang benar-benar terjadi di dunia nyata, bukan hanya berdasarkan asumsi.
3. Memahami Struktur MITRE ATT&CK
MITRE ATT&CK disusun dalam beberapa komponen utama.
Taktik (Tactics)
Taktik menggambarkan tujuan yang ingin dicapai penyerang pada suatu tahap serangan.
Contohnya meliputi:
- memperoleh akses awal;
- menjalankan kode berbahaya;
- meningkatkan hak akses;
- mencuri kredensial;
- mengambil data;
- mengganggu layanan.
Teknik (Techniques)
Teknik menjelaskan cara yang digunakan penyerang untuk mencapai suatu taktik.
Sebagai contoh, untuk memperoleh akses awal, penyerang dapat memanfaatkan berbagai teknik seperti rekayasa sosial, eksploitasi layanan yang rentan, atau penyalahgunaan kredensial yang telah dicuri.
Sub-Teknik (Sub-techniques)
Beberapa teknik memiliki sub-teknik yang menjelaskan metode secara lebih rinci.
Struktur ini membantu organisasi memahami variasi serangan yang mungkin digunakan dalam situasi tertentu.
4. Cara Menggunakan MITRE ATT&CK dalam Threat Modelling
MITRE ATT&CK dapat diintegrasikan ke dalam proses threat modelling melalui beberapa langkah.
Identifikasi Aset Penting
Langkah pertama adalah menentukan aset yang perlu dilindungi, seperti aplikasi, API, basis data, layanan cloud, atau data pelanggan.
Identifikasi Ancaman
Selanjutnya, tim melakukan threat modelling menggunakan metode seperti STRIDE, PASTA, atau Attack Tree untuk menemukan berbagai ancaman yang mungkin muncul.

Pemetaan ke MITRE ATT&CK
Setelah ancaman berhasil diidentifikasi, tim mencocokkannya dengan teknik yang tersedia pada MITRE ATT&CK.
Tujuannya adalah memahami bagaimana ancaman tersebut kemungkinan akan dijalankan oleh penyerang.
Evaluasi Kontrol Keamanan
Tahap berikutnya adalah memeriksa apakah kontrol keamanan yang telah dimiliki mampu:
- mencegah teknik tersebut;
- mendeteksi aktivitas penyerang;
- memberikan respons apabila serangan terjadi.
Hasil evaluasi ini membantu organisasi menemukan celah pada strategi pertahanannya.
5. Manfaat Menggunakan MITRE ATT&CK
Penerapan MITRE ATT&CK memberikan sejumlah manfaat bagi organisasi.
Beberapa di antaranya adalah:
- memahami teknik serangan berdasarkan insiden nyata;
- membantu menghubungkan threat modelling dengan strategi pertahanan;
- mempermudah evaluasi efektivitas kontrol keamanan;
- mendukung proses deteksi dan respons insiden;
- meningkatkan komunikasi antara tim pengembang, tim keamanan, dan tim operasional.
Karena cakupannya luas, MITRE ATT&CK banyak digunakan oleh organisasi dari berbagai sektor industri.
6. Contoh Penerapan
Sebuah perusahaan mengembangkan aplikasi berbasis cloud yang menyimpan data pelanggan.
Dalam proses threat modelling, tim menemukan potensi ancaman berupa pencurian kredensial administrator dan akses tidak sah ke basis data.
Selanjutnya, ancaman tersebut dipetakan ke teknik yang relevan dalam MITRE ATT&CK untuk memahami bagaimana penyerang biasanya memperoleh kredensial, mempertahankan akses, dan mengambil data.
Hasil pemetaan menunjukkan bahwa organisasi perlu memperkuat autentikasi multifaktor, meningkatkan pemantauan aktivitas administrator, serta memperbaiki mekanisme pencatatan log agar aktivitas mencurigakan dapat dideteksi lebih cepat.
Pendekatan tersebut membuat strategi mitigasi lebih sesuai dengan pola serangan yang benar-benar digunakan oleh pelaku ancaman.
7. MITRE ATT&CK Sebagai Pelengkap Threat Modelling
Penting untuk dipahami bahwa MITRE ATT&CK bukan pengganti metode threat modelling seperti STRIDE, PASTA, atau Attack Tree.
Threat modelling membantu organisasi mengidentifikasi ancaman berdasarkan karakteristik sistem yang sedang dikembangkan, sedangkan MITRE ATT&CK memberikan referensi mengenai teknik yang biasa digunakan penyerang untuk mewujudkan ancaman tersebut.
Dengan menggabungkan keduanya, organisasi memperoleh analisis yang lebih menyeluruh, mulai dari identifikasi ancaman hingga pemahaman mengenai pola serangan dan kesiapan mekanisme pertahanan.
Penutup
Membangun sistem yang aman memerlukan pemahaman tidak hanya tentang aset yang harus dilindungi, tetapi juga mengenai cara penyerang beroperasi. MITRE ATT&CK menyediakan referensi yang membantu organisasi mempelajari taktik dan teknik serangan berdasarkan berbagai insiden nyata, sehingga proses threat modelling dapat dilakukan dengan perspektif yang lebih praktis.
Dengan mengintegrasikan MITRE ATT&CK ke dalam proses analisis keamanan, tim dapat mengevaluasi apakah kontrol yang dimiliki sudah memadai untuk menghadapi teknik yang umum digunakan oleh pelaku ancaman. Pendekatan ini membantu organisasi meningkatkan kemampuan pencegahan, deteksi, dan respons terhadap serangan siber, sekaligus membangun sistem yang lebih tangguh menghadapi ancaman yang terus berkembang.







