Pendahuluan
Menggunakan cloud memang lebih fleksibel dan efisien dibandingkan membangun server sendiri. Namun, tanpa pengelolaan yang baik, biaya cloud bisa membengkak. Karena cloud menggunakan model pay-as-you-go (bayar sesuai penggunaan), kita perlu mengontrol layanan yang digunakan agar tetap hemat. Artikel ini membahas cara-cara menghemat biaya saat menggunakan layanan Cloud Service Provider (CSP).
1. Pilih Resource Sesuai Kebutuhan
Banyak pengguna membeli kapasitas server (CPU, RAM, storage) yang terlalu besar padahal aplikasinya tidak membutuhkan.
Tips hemat:
-
Gunakan server dengan ukuran kecil dulu
-
Pantau performa
-
Upgrade hanya jika benar-benar diperlukan
Dengan cara ini, Anda hanya membayar kapasitas yang terpakai.
2. Gunakan Auto-Scaling
Auto-scaling adalah fitur cloud yang menambah atau mengurangi kapasitas server secara otomatis.
Manfaatnya:
-
Server bertambah saat trafik tinggi
-
Server berkurang saat trafik rendah
-
Biaya tetap efisien
Tanpa auto-scaling, Anda mungkin membayar kapasitas besar sepanjang waktu.
3. Matikan Resource yang Tidak Dipakai
Banyak biaya cloud terbuang karena resource yang sebenarnya tidak sedang digunakan, misalnya:
-
VM yang lupa dimatikan
-
Database testing yang tidak dipakai lagi
-
Server development yang hanya perlu saat jam kerja
Kebiasaan mematikan resource saat tidak diperlukan bisa menghemat banyak biaya.
4. Manfaatkan Harga Diskon dari CSP
CSP menyediakan berbagai mekanisme diskon, seperti:
-
Reserved Instances (diskon besar jika berkomitmen 1–3 tahun)
-
Spot Instances (harga sangat murah tetapi bisa dihentikan kapan saja)
-
Savings Plan
Diskon ini bisa mengurangi biaya hingga 30–80%.
5. Optimalkan Penyimpanan
Storage juga bisa jadi sumber pembengkakan biaya.
Tips hemat:
-
Pindahkan file lama ke penyimpanan yang lebih murah
-
Gunakan lifecycle policy untuk otomatis menghapus file yang tidak penting
-
Hindari penyimpanan tipe premium jika tidak perlu
Pilih storage sesuai kebutuhan (misalnya standar, archive, atau high-performance).
6. Gunakan Monitoring dan Tagging
CSP menyediakan alat monitoring biaya, seperti:
-
AWS Cost Explorer
-
Azure Cost Management
-
Google Cloud Billing
Gunakan tagging untuk menandai resource berdasarkan proyek atau tim, sehingga biaya dapat dilacak dengan jelas.
7. Review Tagihan Secara Rutin
Periksa tagihan bulanan atau mingguan untuk melihat:
-
Sumber biaya terbesar
-
Resource yang tidak diperlukan
-
Tren penggunaan
Dengan review rutin, pemborosan dapat ditemukan lebih cepat.
Kesimpulan
Menghemat biaya cloud membutuhkan strategi dan kebiasaan yang baik. Dengan memilih resource sesuai kebutuhan, memanfaatkan auto-scaling, mematikan layanan yang tidak digunakan, menggunakan diskon CSP, dan rutin memantau tagihan, penggunaan cloud menjadi lebih efisien dan terkontrol. Manajemen biaya cloud bukan hanya mengurangi pengeluaran, tetapi juga membuat penggunaan cloud lebih optimal dan berkelanjutan.









