Pendahuluan
Serangan siber saat ini tidak lagi hanya menyasar server atau website, tetapi juga endpoint seperti laptop, PC kantor, dan perangkat kerja karyawan. Malware, ransomware, dan serangan tanpa file (fileless attack) sering kali masuk melalui endpoint.
Untuk menghadapi ancaman ini, banyak organisasi mulai menggunakan EDR (Endpoint Detection and Response). EDR membantu mendeteksi, menganalisis, dan merespons ancaman secara cepat sebelum menimbulkan dampak besar.
Artikel ini membahas 10 EDR tools terbaik yang banyak direkomendasikan untuk perlindungan endpoint modern.
Apa Itu EDR dan Mengapa Penting?
EDR (Endpoint Detection and Response) adalah solusi keamanan yang memantau aktivitas endpoint secara terus-menerus untuk mendeteksi perilaku mencurigakan.
Berbeda dengan antivirus biasa yang hanya mengandalkan signature, EDR:
-
Menganalisis perilaku sistem
-
Mendeteksi serangan lanjutan
-
Memberikan respons otomatis
-
Menyediakan data investigasi forensik
EDR sangat penting karena banyak serangan modern tidak terdeteksi oleh antivirus tradisional.
Kriteria EDR yang Baik
Sebuah EDR yang baik umumnya memiliki:
-
Deteksi ancaman real-time
-
Analisis berbasis perilaku
-
Respons otomatis (isolasi endpoint, kill process)
-
Integrasi AI dan machine learning
-
Dashboard yang mudah digunakan
-
Dukungan multi-platform
10 Best EDR Tools yang Direkomendasikan
1. Trend Micro Vision One
EDR ini menawarkan analisis perilaku canggih dan perlindungan kuat terhadap ransomware. Cocok untuk organisasi menengah hingga besar.
2. SentinelOne Singularity
SentinelOne dikenal dengan kemampuan respon otomatis tanpa campur tangan manusia, termasuk rollback serangan ransomware.
3. Cynet 360 AutoXDR
Solusi keamanan terpadu yang menggabungkan EDR dengan XDR. Cocok untuk organisasi yang ingin perlindungan menyeluruh dengan tim keamanan terbatas.
4. Check Point Harmony Endpoint
Menawarkan perlindungan endpoint real-time dengan threat intelligence global milik Check Point.
5. CrowdStrike Falcon
EDR berbasis cloud yang sangat populer. Menggunakan AI dan threat intelligence global untuk mendeteksi serangan tingkat lanjut.
6. ESET EDR
Solusi EDR yang ringan namun kuat, cocok untuk organisasi yang membutuhkan kontrol detail dan respons otomatis.
7. Microsoft Defender for Endpoint
EDR bawaan ekosistem Microsoft yang terintegrasi dengan Windows, Azure, dan Microsoft 365. Cocok untuk organisasi pengguna Microsoft.
8. Sophos EDR
Menggabungkan AI dan analisis forensik untuk membantu tim IT memahami dan menghentikan serangan dengan cepat.
9. BlackBerry Cylance
Mengandalkan AI prediktif untuk mencegah ancaman sebelum dijalankan, cocok untuk lingkungan zero trust.
10. Palo Alto Networks EDR
EDR kelas enterprise dengan kemampuan threat hunting dan otomatisasi tingkat lanjut, terintegrasi dengan produk Palo Alto lainnya.
Fitur Penting yang Umum Dimiliki EDR
Beberapa fitur utama yang biasanya ada pada EDR modern:
-
Behavioral analytics
-
Threat hunting
-
Automated response
-
Endpoint isolation
-
Log dan investigasi forensik
-
Integrasi dengan SIEM atau XDR
Fitur-fitur ini membantu tim keamanan bereaksi cepat saat terjadi insiden.
Perbandingan Singkat
Secara umum:
-
EDR cloud-native lebih mudah dikelola
-
EDR enterprise lebih kaya fitur
-
EDR all-in-one cocok untuk tim kecil
-
EDR terintegrasi ekosistem lebih efisien operasionalnya
Pemilihan tergantung kebutuhan dan skala organisasi.
Tips Memilih EDR yang Tepat
Sebelum memilih EDR, pertimbangkan:
-
Jumlah endpoint yang dilindungi
-
Sistem operasi yang digunakan
-
Kemampuan tim keamanan
-
Kebutuhan integrasi dengan sistem lain
-
Anggaran
Tidak semua EDR cocok untuk semua organisasi.
Tren EDR ke Depan
Beberapa tren EDR yang terus berkembang:
-
Integrasi dengan XDR
-
Otomatisasi respons insiden
-
AI dan machine learning yang semakin cerdas
-
Fokus pada visibilitas endpoint dan cloud
EDR akan menjadi komponen utama dalam strategi keamanan modern.
Kesimpulan
EDR adalah solusi penting untuk melindungi endpoint dari ancaman siber modern. Dengan kemampuan deteksi real-time, analisis perilaku, dan respons otomatis, EDR membantu organisasi mencegah serangan sebelum berkembang lebih jauh.
Memilih EDR yang tepat akan membantu meningkatkan ketahanan keamanan sekaligus efisiensi tim IT









