Pendahuluan

Telegram adalah aplikasi pesan instan yang sangat populer dan digunakan oleh jutaan pengguna di seluruh dunia. Namun, pada tahun 2024 ditemukan sebuah kerentanan serius bernama CVE‑2024‑7014 yang berdampak pada Telegram for Android. Kerentanan ini dikenal dengan nama “EvilVideo” karena memungkinkan file berbahaya menyamar sebagai video biasa.

Artikel ini akan menjelaskan apa itu CVE‑2024‑7014, bagaimana cara kerjanya, dampaknya, dan apa yang harus dilakukan pengguna agar tetap aman.

Ringkasan CVE‑2024‑7014

CVE‑2024‑7014 adalah kerentanan keamanan pada Telegram for Android versi 10.14.4 dan sebelumnya. Kerentanan ini memungkinkan penyerang mengirim file berbahaya yang tampilannya seperti video, tetapi sebenarnya berisi konten berbahaya.

Karena terlihat seperti video normal, pengguna bisa tertipu dan membukanya tanpa curiga.

Tingkat Keparahan

Kerentanan ini dikategorikan berbahaya karena berkaitan dengan validasi input yang tidak tepat. Artinya, aplikasi Telegram tidak memeriksa dengan benar isi file sebelum memprosesnya.
Jika dimanfaatkan, dampaknya bisa serius karena menyasar langsung perangkat pengguna.

Mekanisme Kerentanan (Cara Kerjanya)

Secara sederhana, cara kerja kerentanan ini adalah sebagai berikut:

  1. Penyerang membuat file khusus yang berpenampilan seperti video

  2. File tersebut dikirim melalui Telegram

  3. Telegram gagal memverifikasi isi file dengan benar

  4. Saat file dibuka, konten berbahaya di dalamnya bisa dijalankan

Pengguna melihatnya hanya sebagai video biasa, padahal sebenarnya file tersebut membawa risiko keamanan.

Eksploitasi di Dunia Nyata

Kerentanan “EvilVideo” ini telah dipublikasikan dan diuji dengan Proof of Concept (PoC) oleh peneliti keamanan. Artinya, teknik serangan ini bukan hanya teori, tetapi bisa benar‑benar dilakukan.

Beberapa laporan menunjukkan adanya alat dan contoh eksploitasi yang dapat memanfaatkan kelemahan ini untuk menyebarkan file berbahaya.

Dampak Potensial

Jika CVE‑2024‑7014 berhasil dieksploitasi, dampaknya bisa meliputi:

  • Menjalankan kode berbahaya di perangkat Android

  • Menginstal aplikasi berbahaya tanpa disadari

  • Mencuri data pribadi pengguna

  • Mengambil alih sebagian fungsi perangkat

Risiko ini meningkat karena Telegram sering digunakan untuk berbagi file dan media.

Solusi dan Mitigasi

Langkah paling penting untuk melindungi diri dari CVE‑2024‑7014 adalah:

  • Segera memperbarui Telegram ke versi terbaru

  • Mengunduh pembaruan hanya dari Google Play Store atau sumber resmi

  • Tidak sembarangan membuka file video atau media dari akun yang tidak dikenal

  • Mengaktifkan fitur keamanan tambahan di perangkat Android

Prioritas Respons

Karena Telegram digunakan secara luas dan kerentanan ini mudah dimanfaatkan melalui file media, pembaruan aplikasi harus menjadi prioritas tinggi. Pengguna yang tidak memperbarui aplikasi berisiko menjadi target serangan.

Kesimpulan

CVE‑2024‑7014 (EvilVideo) adalah kerentanan berbahaya di Telegram Android yang memanfaatkan file video palsu untuk menipu pengguna. Kerentanan ini menunjukkan bahwa:

  • File yang terlihat aman belum tentu benar‑benar aman

  • Pembaruan aplikasi sangat penting untuk keamanan

  • Kewaspadaan pengguna tetap menjadi lapisan pertahanan utama

Dengan memperbarui Telegram dan berhati‑hati saat membuka file, risiko serangan dapat dikurangi secara signifikan.

Proof of Concept (PoC)

Referensi

  • NVD – CVE‑2024‑7014

  • GitHub Security Advisory (GHSA‑6hr2‑22jp‑cfqq)

  • Laporan keamanan tentang “EvilVideo”