Pendahuluan
WordPress adalah salah satu platform website paling populer di dunia. Namun, popularitas ini juga membuatnya sering menjadi target serangan siber, terutama melalui plugin. Salah satu kerentanan serius yang perlu diperhatikan adalah CVE-2025-13486, yang berdampak pada plugin Advanced Custom Fields: Extended (ACF Extended).
Kerentanan ini tergolong kritis karena memungkinkan penyerang menjalankan perintah berbahaya di server tanpa perlu login.
Ikhtisar CVE-2025-13486
CVE-2025-13486 adalah kerentanan Remote Code Execution (RCE) yang ditemukan pada plugin ACF Extended untuk WordPress.
-
Jenis kerentanan: Remote Code Execution
-
Tingkat keparahan: Kritis
-
Sumber laporan: Wordfence
-
Plugin terdampak: Advanced Custom Fields: Extended
Jika dieksploitasi, penyerang dapat mengambil alih website WordPress sepenuhnya.
Detail Teknis Kerentanan
Bagaimana Kerentanan Ini Terjadi?
Kerentanan ini muncul karena plugin tidak melakukan validasi dan sanitasi input dengan benar. Input dari pengguna diteruskan langsung ke fungsi PHP call_user_func_array().
Akibatnya:
-
Penyerang dapat menyisipkan kode berbahaya
-
Kode tersebut dijalankan langsung oleh server
Masalah ini masuk ke kategori CWE-94: Improper Control of Generation of Code, yaitu kegagalan aplikasi dalam mengontrol kode yang dieksekusi.
Dampak Teknis
Kerentanan ini sangat berbahaya karena:
-
Tidak memerlukan autentikasi
-
Bisa dieksploitasi dari jarak jauh
-
Tidak membutuhkan interaksi pengguna
Jika berhasil dieksploitasi, penyerang dapat:
-
Menanam backdoor
-
Membuat akun admin baru
-
Mengubah atau menghapus file website
-
Mengambil alih server WordPress
Skor dan Level Ancaman
Kerentanan CVE-2025-13486 memiliki:
-
Skor CVSS 9.8 (Critical)
Artinya:
-
Serangan mudah dilakukan
-
Dampaknya sangat besar
-
Risiko kompromi sistem sangat tinggi
Kerentanan dengan skor ini biasanya menjadi target utama serangan otomatis.
Produk dan Versi yang Terpengaruh
Plugin yang terdampak adalah:
-
Advanced Custom Fields: Extended
-
Versi 0.9.0.5 hingga 0.9.1.1
Jika kamu menggunakan versi tersebut, website kamu berisiko tinggi.
Potensi Dampak di Dunia Nyata
Dalam praktiknya, kerentanan ini bisa menyebabkan:
-
Website diambil alih sepenuhnya
-
Konten website diubah atau disisipkan malware
-
Data pengguna dicuri
-
Website digunakan untuk serangan lanjutan (spam, phishing, dll)
Bagi bisnis atau organisasi, dampaknya bisa berupa:
-
Kerugian reputasi
-
Kehilangan data
-
Website diblacklist oleh mesin pencari
Solusi dan Mitigasi
1. Update Plugin
Langkah paling penting:
-
Segera update plugin ACF Extended ke versi terbaru jika patch sudah tersedia
2. Nonaktifkan Plugin
Jika belum ada patch:
-
Nonaktifkan plugin sementara
-
Cari alternatif plugin yang lebih aman
3. Terapkan Perlindungan Tambahan
-
Gunakan Web Application Firewall (WAF)
-
Batasi akses ke dashboard WordPress
-
Selalu update WordPress core dan plugin lain
Contoh Eksploitasi (Gambaran Umum)
Penyerang biasanya memanfaatkan:
-
Script otomatis
-
Pemindaian massal website WordPress
Begitu menemukan versi plugin yang rentan, exploit bisa dilakukan tanpa interaksi pengguna.
Penutup
CVE-2025-13486 adalah contoh nyata betapa berbahayanya plugin WordPress yang tidak dikelola dengan baik. Kerentanan ini bersifat kritis, mudah dieksploitasi, dan berdampak besar.
Pesan penting:
-
Selalu update plugin
-
Hapus plugin yang tidak digunakan
-
Lakukan audit keamanan secara rutin
Dengan langkah sederhana ini, risiko serangan siber bisa dikurangi secara signifikan









