Pengantar

Ketakutan terbesar sebagian orang di industri perbankan soal CBDC adalah pertanyaan besar ini: “kalau negara sudah punya uang digital sendiri, apakah bank komersial seperti BCA, Mandiri, atau BRI akan kehilangan relevansinya?” Pertanyaan ini penting dijawab secara jernih, karena banyak kesalahpahaman yang beredar soal isu ini. Yuk kita bahas secara mendalam.

Kenapa Pertanyaan Ini Muncul?

Kekhawatiran ini muncul karena CBDC diterbitkan langsung oleh bank sentral, tanpa melibatkan bank komersial sebagai penerbit. Kalau masyarakat bisa langsung memakai uang yang dijamin negara, ada anggapan bahwa peran bank komersial sebagai tempat menyimpan uang bisa jadi tidak lagi relevan.

Argumen yang Mendukung “CBDC Bisa Menggantikan Bank Komersial”

Ada beberapa alasan yang mendasari kekhawatiran ini:

  • CBDC dijamin langsung negara, sehingga secara keamanan, banyak orang mungkin lebih memilih menyimpan uang dalam bentuk CBDC dibanding di rekening bank yang tetap memiliki risiko kegagalan, meski sudah dijamin LPS.
  • Kemudahan akses tanpa perantara, di mana masyarakat bisa langsung berhubungan dengan sistem resmi negara tanpa harus melalui bank sebagai perantara.
  • Potensi bunga yang kompetitif, kalau bank sentral memilih menerapkan CBDC berbunga seperti sudah dibahas sebelumnya, ini bisa menjadi pesaing langsung produk tabungan bank komersial.

Argumen yang Menolak “CBDC Bisa Menggantikan Bank Komersial”

Di sisi lain, ada argumen kuat yang menunjukkan bank komersial tetap akan dibutuhkan, bahkan di era CBDC:

1. Model Dua Tingkat Tetap Mengandalkan Bank Komersial

Seperti sudah dibahas dalam pembahasan sebelumnya, mayoritas negara memilih model dua tingkat dalam menerapkan CBDC, di mana bank komersial tetap menjadi perantara utama dalam mendistribusikan dan melayani masyarakat. Artinya, secara desain, CBDC memang tidak dirancang untuk sepenuhnya menggantikan peran bank komersial.

2. Fungsi Intermediasi Keuangan yang Tidak Tergantikan

Bank komersial tidak hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan uang, tapi juga menjalankan fungsi penting lain seperti menyalurkan kredit, memberikan pembiayaan usaha, hingga menawarkan produk investasi yang jauh lebih kompleks dibanding sekadar menyimpan CBDC. Fungsi-fungsi ini sulit digantikan hanya lewat kehadiran uang digital bank sentral.

3. Bank Sentral Tidak Punya Kapasitas Melayani Jutaan Nasabah Langsung

Secara operasional, bank sentral tidak dirancang dan tidak memiliki sumber daya untuk melayani jutaan bahkan ratusan juta nasabah secara langsung, termasuk urusan layanan pelanggan, verifikasi identitas, hingga penanganan masalah sehari-hari yang selama ini menjadi keahlian utama bank komersial.

4. Kebijakan Batas Kepemilikan CBDC

Seperti sudah dibahas sebelumnya, banyak negara menerapkan batas kepemilikan CBDC untuk mencegah perpindahan dana besar-besaran dari bank ke CBDC, yang secara langsung menunjukkan bahwa kebijakan ini memang dirancang untuk menjaga keberlangsungan peran bank komersial, bukan menggantikannya.

Skenario yang Lebih Realistis: Koeksistensi, Bukan Penggantian

Berdasarkan arah kebijakan di hampir semua negara yang mengembangkan CBDC, skenario yang jauh lebih realistis adalah koeksistensi, di mana CBDC dan bank komersial saling melengkapi, bukan saling menggantikan. CBDC berperan sebagai fondasi uang digital yang aman dan efisien untuk transaksi sehari-hari, sementara bank komersial tetap menjalankan fungsi intermediasi keuangan yang lebih kompleks, seperti kredit, investasi, dan layanan keuangan lainnya.

Namun, Bank Komersial Tetap Perlu Beradaptasi

Meski tidak akan sepenuhnya tergantikan, bukan berarti bank komersial bisa berdiam diri tanpa perubahan. Kehadiran CBDC tetap mendorong bank untuk:

  • Berinovasi dalam layanan, menawarkan produk dan layanan yang benar-benar memberi nilai tambah dibanding sekadar menyimpan dana dalam bentuk CBDC.
  • Menyesuaikan model bisnis, terutama jika sebagian fungsi penyimpanan dana mulai bergeser ke CBDC dalam jumlah tertentu.
  • Memperkuat perannya sebagai mitra distribusi CBDC, memanfaatkan posisi mereka dalam model dua tingkat untuk tetap relevan dan dibutuhkan masyarakat.

Tabel Ringkasan

Aspek Kemungkinan Digantikan CBDC? Alasan
Fungsi penyimpanan dana kecil Berpotensi sebagian beralih CBDC dianggap sama aman, dijamin negara
Fungsi penyaluran kredit Sulit tergantikan CBDC tidak dirancang untuk fungsi ini
Layanan pelanggan & verifikasi Sulit tergantikan Bank sentral tidak punya kapasitas melayani langsung
Produk investasi & pembiayaan Sulit tergantikan Di luar cakupan fungsi dasar CBDC

Penutup

Berdasarkan desain dan arah kebijakan yang diterapkan hampir semua negara saat ini, CBDC tidak dirancang untuk menggantikan bank komersial, melainkan untuk melengkapi ekosistem keuangan yang sudah ada. Bank komersial tetap memegang peran penting, terutama dalam fungsi intermediasi keuangan dan layanan langsung ke masyarakat yang tidak mungkin ditangani sepenuhnya oleh bank sentral. Meski begitu, kehadiran CBDC tetap menjadi sinyal penting bagi bank komersial untuk terus berinovasi, supaya perannya tetap relevan di tengah transformasi besar menuju era keuangan digital ini.