Pendahuluan
Di dunia cybersecurity, sertifikasi penetration testing menjadi salah satu cara untuk membuktikan kemampuan teknis seseorang. Salah satu sertifikasi yang cukup populer untuk pemula adalah eJPT atau Junior Penetration Tester.
Sertifikasi ini dikenal karena:
- fokus pada praktik langsung,
- beginner friendly,
- dan cocok untuk orang yang baru masuk ke dunia ethical hacking.
Seiring berkembangnya dunia cybersecurity, eJPT juga mengalami perubahan besar dari versi lama (eJPT v1) ke versi terbaru (eJPT v2).
Artikel ini akan membahas perbandingan lengkap eJPT v1 dan eJPT v2 dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh calon pentester.
Apa Itu eJPT?
eJPT adalah singkatan dari:
- Junior Penetration Tester.
Sertifikasi ini dibuat oleh:
- INE Security
- sebelumnya dikenal sebagai eLearnSecurity.
eJPT dirancang untuk menguji kemampuan dasar penetration testing secara hands-on atau praktik langsung.
Berbeda dengan sertifikasi yang hanya fokus teori, eJPT lebih menekankan:
- skill nyata,
- problem solving,
- dan methodology penetration testing.
Mengapa eJPT Populer?
Ada beberapa alasan mengapa eJPT sangat populer di kalangan pemula.
Beginner Friendly
Materi dibuat cukup mudah dipahami untuk orang yang baru belajar cybersecurity.
Hands-On
Peserta langsung praktik di lab, bukan hanya menjawab soal teori.
Fokus pada Dasar Pentesting
eJPT membantu memahami:
- networking,
- enumeration,
- web security,
- dan exploitation dasar.
Mengenal eJPT v1
eJPT v1 adalah versi lama dari exam eJPT.
Versi ini sangat terkenal karena:
- mudah dipelajari,
- cocok untuk pemula,
- dan banyak walkthrough tersedia di internet.
Struktur eJPT v1
Pada eJPT v1:
- peserta diberikan beberapa target machine,
- melakukan enumerasi,
- lalu mencari vulnerability.
Exam dilakukan secara online melalui lab VPN.
Materi Utama eJPT v1
Beberapa materi utama:
- networking basics,
- Nmap scanning,
- web vulnerability dasar,
- password attack,
- basic exploitation.
Tingkat Kesulitan eJPT v1
eJPT v1 termasuk:
- beginner level.
Banyak orang menganggap v1 sebagai:
- sertifikasi pentesting paling ramah pemula.
Kelebihan eJPT v1
Mudah Dipahami
Materinya sangat cocok untuk pemula.
Fokus Fundamental
Peserta belajar dasar-dasar penting penetration testing.
Banyak Resource
Karena sudah lama populer, banyak:
- tutorial,
- video,
- dan writeup tersedia.
Kekurangan eJPT v1
Walaupun bagus untuk belajar dasar, eJPT v1 memiliki beberapa kekurangan.
Terlalu Basic
Beberapa challenge terlalu mudah dibanding dunia nyata.
Kurang Realistis
Attack path belum terlalu kompleks.
Mengenal eJPT v2
eJPT v2 adalah versi terbaru yang dibuat lebih modern dan realistis.
INE melakukan banyak perubahan besar agar exam lebih mendekati real-world penetration testing.
Perubahan Besar pada eJPT v2
Lab Lebih Realistis
Environment exam dibuat seperti jaringan perusahaan sungguhan.
Attack Chain Lebih Kompleks
Peserta harus melakukan:
- enumeration,
- eksploitasi,
- pivoting,
- dan privilege escalation.
Fokus pada Methodology
Tidak cukup hanya menjalankan tools.
Peserta harus memahami:
- proses berpikir,
- strategi enumerasi,
- dan alur penetration testing.
Materi Tambahan di eJPT v2
Beberapa materi baru yang lebih ditekankan:
Active Directory Basics
Peserta mulai diperkenalkan pada environment Windows enterprise.
Pivoting
Peserta belajar berpindah dari satu host ke host lain di jaringan internal.
Web Exploitation
Web vulnerability lebih realistis dibanding v1.
Tingkat Kesulitan eJPT v2
eJPT v2 jelas lebih sulit dibanding v1.
Namun masih termasuk:

- beginner to intermediate beginner.
Versi ini lebih menuntut kemampuan:
- enumeration,
- networking,
- dan analytical thinking.
Perbandingan eJPT v1 vs eJPT v2
1. Tingkat Kesulitan
eJPT v1
- lebih mudah,
- cocok untuk beginner total.
eJPT v2
- lebih realistis,
- lebih kompleks,
- membutuhkan pemahaman lebih baik.
2. Lab Environment
v1
Lebih sederhana dan terarah.
v2
Lebih mirip environment perusahaan nyata.
3. Enumeration
v1
Enumeration relatif mudah.
v2
Enumeration menjadi bagian paling penting.
4. Active Directory
v1
Hampir tidak fokus AD.
v2
Mulai mengenalkan dasar Active Directory.
5. Attack Path
v1
Lebih linear.
v2
Lebih membutuhkan eksplorasi dan analisis.
Perubahan Mindset pada eJPT v2
Salah satu perubahan terbesar adalah mindset exam.
Dari Tool-Based ke Methodology-Based
Pada v1 banyak peserta hanya fokus:
- menjalankan tools.
Sedangkan pada v2:
- methodology jauh lebih penting.
Peserta harus memahami:
- apa yang harus dicari,
- bagaimana membaca hasil scanning,
- dan bagaimana melanjutkan attack chain.
Pentingnya Enumeration
Di eJPT v2, enumeration adalah kunci utama.
Jika enumeration salah:
- vulnerability sulit ditemukan,
- pivoting gagal,
- dan attack path tidak terlihat.
Tools yang Sering Digunakan
Beberapa tools yang umum digunakan dalam eJPT:
- Nmap
- Burp Suite
- Metasploit
- Hydra
- Wireshark
Pengalaman Exam eJPT v2
Exam dilakukan secara:
- hands-on,
- online,
- menggunakan VPN lab access.
Peserta harus:
- mendapatkan flag,
- menemukan vulnerability,
- dan menyelesaikan objective tertentu.
Tantangan Umum eJPT v2
Beberapa tantangan yang sering dirasakan peserta:
Enumeration
Bagian paling penting dan sering membuat peserta stuck.
Pivoting
Membutuhkan pemahaman networking yang baik.
Web Vulnerability
Peserta harus teliti menemukan celah aplikasi web.
Tips Persiapan eJPT v2
Kuasai Networking Dasar
Pahami:
- TCP/IP,
- subnetting,
- port,
- service.
Fokus pada Enumeration
Belajar membaca informasi target sangat penting.
Latihan Lab
Gunakan platform seperti:
Biasakan Dokumentasi
Catat:
- command,
- hasil scanning,
- dan attack path.
Apakah eJPT v2 Masih Beginner Friendly?
Jawabannya:
- ya.
Tetapi:
- tidak semudah eJPT v1.
Peserta tetap perlu:
- latihan,
- memahami networking,
- dan belajar methodology.
Perbandingan dengan OSCP
eJPT v2
- beginner friendly,
- lebih guided,
- lebih ringan.
OSCP
- lebih advanced,
- lebih sulit,
- lebih fokus real-world exploitation.
Career Path Setelah eJPT
Setelah eJPT, banyak orang melanjutkan ke:
- PNPT,
- OSCP,
- CRTP,
- CPTS.
Skill yang biasanya mulai dipelajari:
- Active Directory,
- privilege escalation,
- web exploitation,
- dan reporting.
Kelebihan eJPT v2
- Lebih realistis
- Hands-on
- Modern
- Relevan dengan industri cybersecurity saat ini
Kekurangan eJPT v2
- Lebih sulit dibanding v1
- Membutuhkan waktu belajar lebih lama
- Enumeration lebih menantang
Kesimpulan
eJPT v1 dan eJPT v2 sama-sama bagus untuk memulai karier di dunia penetration testing.
Namun:
- eJPT v1 lebih cocok untuk belajar dasar,
- sedangkan eJPT v2 lebih realistis dan mendekati dunia pentest modern.
Bagi calon pentester saat ini, eJPT v2 menjadi pilihan yang lebih relevan karena:
- fokus pada methodology,
- realistic lab,
-
dan skill yang benar-benar digunakan di industri cybersecurity.









