Pendahuluan

WinRAR adalah salah satu aplikasi kompresi file yang paling banyak digunakan di sistem operasi Windows. Aplikasi ini sering dipakai untuk membuka atau mengekstrak file ZIP dan RAR yang diunduh dari internet atau dikirim melalui email.

Namun, pada tahun 2025 ditemukan sebuah celah keamanan serius yang diberi kode CVE-2025-8088. Kerentanan ini cukup berbahaya karena sudah dieksploitasi secara nyata oleh penyerang, sehingga pengguna WinRAR perlu segera waspada.

Ringkasan Kerentanan CVE-2025-8088

CVE-2025-8088 adalah kerentanan Path Traversal yang terdapat pada WinRAR versi Windows.
Path Traversal adalah kondisi ketika aplikasi gagal membatasi lokasi file, sehingga file dapat ditulis ke direktori di luar folder tujuan.

Dengan memanfaatkan celah ini, penyerang bisa:

  • Menyimpan file berbahaya di lokasi sensitif

  • Menjalankan malware tanpa disadari pengguna

Software yang Terpengaruh

Kerentanan ini berdampak pada:

  • WinRAR versi Windows hingga versi 7.12

  • Komponen terkait seperti UnRAR.dll

Pengguna WinRAR di sistem operasi Windows adalah target utama dari eksploitasi ini.

Cara Kerja Kerentanan

Penyerang membuat file RAR berbahaya yang dirancang khusus.
File ini memanfaatkan teknik path traversal dan fitur Alternate Data Streams (ADS) di Windows.

Ketika korban:

  1. Mengunduh file RAR berbahaya

  2. Mengekstraknya menggunakan WinRAR

Maka:

  • File berbahaya bisa diekstrak ke folder seperti Startup Windows

  • File tersebut akan berjalan otomatis saat komputer dinyalakan

Tanpa peringatan apa pun, malware bisa aktif di sistem korban.

Dampak yang Ditimbulkan

Jika CVE-2025-8088 berhasil dieksploitasi, dampaknya antara lain:

  • Eksekusi kode berbahaya

  • Pemasangan malware atau backdoor

  • Akses tidak sah ke sistem

  • Risiko pencurian data atau kendali jarak jauh

Kerentanan ini tergolong High Severity karena dapat digunakan dengan mudah melalui file arsip.

Eksploitasi di Dunia Nyata

CVE-2025-8088 bukan hanya teori, tetapi sudah digunakan dalam serangan nyata.
Beberapa kampanye spear-phishing memanfaatkan file RAR berbahaya untuk menyebarkan malware.

Penyerang biasanya:

  • Mengirim file melalui email

  • Menyamar sebagai dokumen penting

  • Menargetkan organisasi dan individu tertentu

Tingkat Keparahan

Kerentanan ini memiliki skor CVSS sekitar 8.4 – 8.8, yang berarti:

  • Risiko tinggi

  • Perlu penanganan segera

CVE-2025-8088 juga masuk dalam daftar Known Exploited Vulnerabilities, yang menunjukkan bahwa eksploitasi aktif telah terjadi.

Solusi dan Mitigasi

Langkah paling penting yang harus dilakukan adalah:

✅ Update WinRAR

  • Perbarui ke WinRAR versi 7.13 atau lebih baru

  • Pembaruan harus dilakukan secara manual, karena WinRAR tidak memiliki auto-update

✅ Waspada File Tidak Dikenal

  • Jangan mengekstrak file RAR dari sumber yang tidak terpercaya

  • Hati-hati dengan lampiran email

Rekomendasi Keamanan Tambahan

Selain update software, disarankan untuk:

  • Menggunakan antivirus dan endpoint protection

  • Meningkatkan security awareness pengguna

  • Membatasi hak akses pengguna (least privilege)

Langkah-langkah ini dapat mengurangi dampak jika serangan terjadi.

Kesimpulan

CVE-2025-8088 membuktikan bahwa aplikasi populer seperti WinRAR pun bisa menjadi pintu masuk serangan siber.
Kerentanan path traversal ini memungkinkan penyerang menjalankan malware hanya dengan membuat korban mengekstrak file.

Oleh karena itu:

  • Selalu perbarui aplikasi

  • Waspadai file dari sumber tidak dikenal

  • Tingkatkan kesadaran keamanan

Keamanan sistem tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kewaspadaan pengguna.